God Must Be Creazy “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. Harga: Rp120,000.00 Dapatkan Segera Add to CartClick to add this item to cart. Jumlah Stok: 12345678910 ISBN: ASDFGH Ukuran: 15,5cm x 23cm x 3cm (PxLxT) Berat: 300 g Deskripsi “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. “Memeluk Diriku Yang Dulu: Trauma Masa Kecil yang Menguatkanku Hingga Hari Ini” menghadirkan kisah-kisah reflektif tentang bagaimana para penulis menengok kembali luka masa kecil yang pernah membentuk mereka. Melalui cerita yang jujur dan penuh kehangatan, antologi ini menunjukkan bahwa trauma tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan ketika dihadapi dengan keberanian. Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan diri yang dulu, memahami perjalanan pemulihan yang tidak selalu mudah, dan merayakan tumbuhnya ketangguhan dari pengalaman paling sunyi dalam hidup. << Kembali Ke Daftar