“The Broken Child” ditulis untuk orang tua, calon orang tua, pendidik, praktisi, dan pembaca yang ingin memahami anak secara lebih mendalam. Buku ini mengajak kita melihat bahwa di balik seorang anak yang terluka, terdapat pengalaman yang perlu didengarkan dan lingkungan yang mungkin perlu diubah. Sebab, melindungi anak tidak cukup hanya dengan menjauhkan mereka dari bahaya. Kita juga perlu memastikan bahwa mereka memiliki tempat untuk merasa aman, diterima, dan bertumbuh tanpa harus kehilangan dirinya sendiri.
| Harga: | Rp90.000 Dapatkan Segera | ||
| Penulis: | Saskia Ratry Arsiwie, S.Si., M.Si., M.Q.M. |
| ISBN: | On Process |
| Ukuran: | 15,5cm x 23cm x 3cm (PxLxT) |
| Berat: | 300 g |
Deskripsi
Tidak semua anak yang terluka tumbuh menjadi orang dewasa yang mampu menjelaskan dari mana rasa takutnya berasal. Banyak anak yang tumbuh dengan kebiasaan meminta maaf bahkan saat tidak melakukan kesalahan. Sebagian lainnya merasa harus selalu berhati-hati, sulit mempercayai orang lain, mudah merasa bersalah, atau tidak tahu bagaimana menyampaikan kebutuhan tanpa merasa terancam ditolak. Ada pula yang tampak baik-baik saja, menjalani sekolah, pekerjaan, pertemanan, dan kehidupan keluarga, sementara pengalaman masa kanak-kanak terus memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri dan membangun hubungan.
Trauma masa kanak-kanak bisa saja hadir dalam bentuk kekerasan, pengabaian, penghinaan, kehilangan, konflik keluarga, perundungan, dan kehidupan yang berlangsung dalam ketidakpastian yang dapat meninggalkan pengaruh yang berbeda pada setiap anak. Pengalaman tersebut terjadi pada tubuh dan pikiran yang masih berkembang, dalam relasi yang memiliki peran besar terhadap rasa aman, pembentukan identitas, dan kemampuan anak memahami dunia di sekitarnya.
Melalui pendekatan yang memadukan ilmu perkembangan anak, psikologi, neurobiologi, dan ilmu keluarga, “The Broken Child” membahas bagaimana pengalaman traumatis dapat memengaruhi perkembangan otak, sistem stres, regulasi emosi, memori, konsep diri, serta hubungan anak dengan orang-orang terdekatnya. Buku ini membahas jejak trauma dari masa bayi dan kanak-kanak, usia sekolah, remaja, hingga dewasa awal, termasuk bagaimana luka yang tidak terselesaikan dapat terbawa ke dalam relasi pasangan dan pola pengasuhan.
Anak tidak dapat dipahami hanya melalui perilaku yang tampak atau diagnosis yang mungkin diberikan kepadanya. Di balik sikap yang dianggap sulit, penarikan diri, ledakan emosi, kepatuhan berlebihan, atau kesulitan belajar, terdapat pengalaman dan konteks yang perlu dilihat dengan lebih teliti. Memahami trauma menuntut kita untuk tidak hanya bertanya tentang perilaku anak, tetapi juga tentang lingkungan tempat ia bertumbuh, relasi yang membentuknya, orang tuanya, dan kebutuhan yang mungkin selama ini tidak terpenuhi.
Buku ini juga membahas kemungkinan pemulihan, peran relasi yang aman, faktor-faktor yang melindungi perkembangan anak, serta upaya memutus transmisi trauma antargenerasi. Masa kanak-kanak memang meninggalkan jejak, tetapi jejak tersebut tidak selalu harus menjadi jalan yang terus diikuti. Perubahan dapat dimulai melalui kesediaan untuk mengenali luka, mengambil tanggung jawab atas pola yang diwariskan, dan membangun hubungan yang memberi ruang bagi rasa aman untuk tumbuh kembali.
“The Broken Child” ditulis untuk orang tua, calon orang tua, pendidik, praktisi, dan pembaca yang ingin memahami anak secara lebih mendalam. Buku ini mengajak kita melihat bahwa di balik seorang anak yang terluka, terdapat pengalaman yang perlu didengarkan dan lingkungan yang mungkin perlu diubah. Sebab, melindungi anak tidak cukup hanya dengan menjauhkan mereka dari bahaya. Kita juga perlu memastikan bahwa mereka memiliki tempat untuk merasa aman, diterima, dan bertumbuh tanpa harus kehilangan dirinya sendiri.
Spesifikasi Buku
| Jenis Terbitan | Printed Book / Digital Book |
| ISBN | On Process |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penulis | Saskia Ratry Arsiwie, S.Si., M.Si., M.Q.M. |
| Editor | Dr. Puguh Dwi Kuncoro |
| Penerbit | PT Enigma Group Indonesia |
| Percetakan | PT Enigma Group Indonesia |
| Ukuran Buku | UNESCO |
| Jumlah Halaman | 600 Halaman |
| Jenis Kertas | Bookpaper 70 GSM |
| Warna Cetak | FC & BW |
| Jenis Cover | Softcover / Hardcover |
| Finishing Cover | Laminasi Doff / Glossy |
| Kategori | Parenting |

