Pekerjaan bukan lagi sekadar cara untuk memperoleh penghasilan. Bagi banyak orang, pekerjaan telah menjadi bagian dari identitas, ruang untuk bertumbuh, sarana memberikan kontribusi, sekaligus tempat mencari kebahagiaan dan makna hidup. Namun, mengapa sebagian orang mampu menemukan kepuasan dan purpose dalam pekerjaannya, sementara yang lain tetap merasa hampa meskipun telah mencapai kesuksesan karier? Pertanyaan inilah yang menjadi inti dari The Psychology of Meaningful Work: Menemukan Purpose dan Happiness dalam Karier.
Buku ini mengupas secara komprehensif perkembangan ilmu Psychology of Meaningful Work, sebuah bidang kajian yang mengintegrasikan psikologi positif, psikologi organisasi, psikologi humanistik, psikologi eksistensial, perilaku organisasi, serta manajemen sumber daya manusia untuk menjelaskan bagaimana manusia membangun hubungan yang bermakna dengan pekerjaannya. Pembaca akan diajak memahami berbagai teori klasik dan kontemporer mengenai meaningful work, calling, purpose, job crafting, psychological well-being, psychological safety, employee experience, hingga sustainable human resource management.
Buku ini juga mengulas berbagai isu mutakhir, seperti transformasi digital, Artificial Intelligence (AI), gig economy, workaholism, eksploitasi atas nama passion, serta tantangan membangun makna kerja di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Tidak hanya menyajikan landasan teoritis yang kuat, buku ini juga menawarkan perspektif praktis mengenai bagaimana individu dapat mengembangkan karier yang selaras dengan nilai-nilai kehidupan, menjaga keseimbangan antara purpose, performance, dan well-being, serta bagaimana organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang benar-benar berorientasi pada manusia.
Setiap pembahasan disusun berdasarkan perkembangan literatur ilmiah internasional dan diperkaya dengan sintesis konseptual yang menjadikan buku ini sebagai referensi akademik sekaligus panduan praktis bagi dunia profesional. Ditujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, psikolog, praktisi sumber daya manusia, pemimpin organisasi, konsultan, coach, maupun siapa pun yang ingin memahami makna bekerja secara lebih mendalam, buku ini mengajak pembaca melihat bahwa keberhasilan karier tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan, pendapatan, atau prestasi, melainkan oleh kemampuan menghubungkan pekerjaan dengan identitas, nilai, tujuan hidup, dan kontribusi kepada sesama. Pada akhirnya, pekerjaan yang benar-benar bermakna bukan hanya menghasilkan kinerja yang unggul, tetapi juga membentuk kehidupan yang lebih utuh, lebih bahagia, dan lebih bernilai.